Mengembalikan Izzah Pendidik dan Meluruskan Pandangan Sesat Masyarakat
Dunia pendidikan saat ini sedang menghadapi krisis eksistensial yang serius, di mana profesi guru dianggap hanya sebagai pekerja administratif, penyedia hobi di zona nyaman, atau sekadar mesin pencetak ijazah. Sementara itu, masyarakat dengan mudah menghakimi dan meremehkan tugas mulia ini. Pandangan yang dangkal ini telah mengikis izzah (kemuliaan) para pendidik dan melupakan esensi bahwa mengajar adalah sebuah perjuangan niat, penataan adab, serta penghubung dalam rantai keilmuan untuk menyelamatkan akal umat dari kebodohan. Jika pandangan keliru ini dibiarkan terus berlanjut, maka akan melahirkan generasi yang kehilangan kompas moral. Oleh karena itu, perlu ada rekonsepsi mendasar mengenai syarat dan kualifikasi yang mutlak bagi seorang Murabbi, yang sangat mendesak untuk ditegakkan kembali. 1. Mempunyai akidah yang benar dan lurus (berakidah Ahlussunnah wal Jama'ah ) Akidah merupakan kompas dasar bagi seorang pendidik. Seorang guru tidak hanya mentransfer angka, te...