Mendekatkan Diri kepada Allah melalui Wasilah Cinta dan Keberkahan yang Disyariatkan
Doa bukan hanya sekumpulan kata yang kita ucapkan saat memerlukan sesuatu, tetapi juga merupakan bentuk penghambaan yang mendalam kepada Allah. Dalam usaha kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya, Islam mengajarkan konsep-konsep mulia seperti Tawasul dan Tabarruk. Keduanya berfungsi sebagai perantara yang disyariatkan untuk mencari keridaan dan keberkahan dari Allah. Namun, di tengah banyaknya pandangan yang ada, seringkali muncul kebingungan tentang mana yang termasuk sunnah dan mana yang bisa menjauhkan kita dari akidah yang murni. Artikel ini ditulis untuk memberikan penjelasan yang jelas mengenai makna tawasul dan tabarruk, perbedaan di antara keduanya, serta adab-adab berdoa yang diajarkan oleh Rasulullah. Dengan memahami materi ini, diharapkan kita bisa melaksanakan doa sehari-hari dengan lebih yakin, sesuai dengan dalil, dan penuh berkah. A. Tawasul 1. Pengertian tawasul Secara bahasa, tawasul berasal dari kata Al-Wasilah, yang berarti segala sesuatu yang d...